Saat Hati Bicara
Assalamualaikum.wr.wb.
Aku tak selalu baik dan juga tak selalu benar, Sekali waktu aku begitu baik dan juga kadang sangat bodo. Aku hanya manusia biasa seperti yang lain, punya asa yang kadang-kadang tidak bisa diterima akal. Aku bersyukur bisa mengalami ini semua, perjalanan jiwa menemukan jati diri, aku senang bisa punya rasa syukur atas nikmat yang Allah berikan kepadaku. Aku sadari semakin aku bersyukur semakin banyak kebaikan yang kutemukan. dan yang Aku temukan, tidak semua mesti difikirkan secara logika, aku hanya bersyukur dan bermimpi setinggi langit… tanpa rasa takut, khawatir atau cemas. Kulakukan segala sesuatu dengan tulus menggunakan perasaanku, kujalani cobaan dengan sabar dengan perasaanku, ku bersyukur yang semua terjadi membuat aku lebih kuat dan lebih dewasa.amin insyaAllah.
berikut beberapa luahan hati yang saya tuangkan dalam Puisi semoga bermanfaat.
salam santun.RanggaAdityaNtu'awan.
~#saat hati bicara#~
aku harus bagaimana..
hanya satu saat lagi,itu yang aku butuhkan kini.
kini aku layaknya tentara yang terluka yang membutuhkan penyembuhan.
kuakui aku tlah kalah disatu waktu..
.....jangan pikirkan hal itu,karena telah berlalu.
tidak masalah.. aku hars buat keputusan...
aku akan datang ..menjumpaimu
setelah lama mataku tertutp,kini aku telah melihat...
dan seakan ku tak percaya aku akan berbaring dilapangan cinta..
setelah sekian waktu,hariku kuhabiskan jauh didalam jiwaku yang keluar..
aku harus bagaimana,menjadi apa sampai sekarang,entah bagaimana.
sekarang kamu akan tahu,aku akan datang untuk kamu
tetapi hanya jika kamu mengatakan kepadaku,dan tak seorangpun kecuali kamu.
Dan aku akan berperang untuk kamu
kuberikan hidupku untuk kamu
kau tau aku selalu datang untuk kamu.
selama masih ada kehidupan untuk aku.
medan 05-03-12 Rangga Aditya Ntu'awan — di Bangku Merah.
Menyedihkan ......
Ranumnya sinar purnama tak pernah kau hiraukan,terangnya sinar suryapun kau tertawakan,khayalmu tlah bangkitkan ego hatimu.
lebih memilih bintang yang tak sanggup kau gapai....
bias-bias gemerlap serta nyanyian maya merapuhkan hati yg semula setia.menyedihkan bila rindu berselubung dusta merana hati akan jadinya,manis bibir apalah artinya rindupun berubah dendam.asmara hati yg semula mebara berujung petaka menikam jiwa.lukisan alam raya hanyalah fatamorgana sandaran penyesalan yang tak bertepi.
sampai kapan? tarian jiwa-jiwa yang rapuh itu membius sadarmu
medan04-03-12RanggaAdtyaNtu'awan di bangku merah
Sebuah realita...
.
hmmmm.......
Pada siang yang gerah, lalu hilang
saat malam tengadah menghadap keharibaan
aku termangu, lalu hilang dilalap pekat
belum sempat kumengadu
dengan nafas tereng
kurangkum segala potret20-2-12RanggaAdityaNtu'awan@ di bangku merah
yang hidup dalam perjalanan pongah
Gamang ku pijak dunia itu
harapan tinggal gulita
mungkin inilah takdirku
yang memahat dosa
atas seribu kata yang pernah kaujanjikan
Bila saja malam ini kau melihatku menyusuri jalan lengan
meronta saat lapar menghujam......
bahkan membunuh saat jiwa terancam
GeLas KosonG
masih kosong..
masih berharap...haus kan menghilang
Waktu menggeliat membawa cerita .
masih kosong..
masih berharap...haus kan menghilang
Waktu menggeliat membawa cerita .
tentang kisah hidup yang tak pernah usai .
lalu masuk aku ke dalam bayangan ,
dalam doa-doa derai airmata yang tak barair lagi
Getaran sukma mengiba airmata kembali menetes,
sirami kalbu yang terus dahaga
masih rapuh bak gelas yang kosong
berharap
Semoga sang Khalik memberikan pelangi di setiap badai ,
sekuntum senyum di setiap airmata ,
bentang perlindungan di setiap cobaan ..dan
jawaban indah di setiap doa-doa yang terpanjatkan .
agar tak rapuh lagi bak Gelas Kosong..
by: ~@Rangga Aditya Ntu'awan@~
by: RanggaAdityaNtu'awan@02-02-2012_______@kangen__________
ketika aku menulis syair ini,
hatiku sedang gundah karena rasa rindu
yang sudah lama terpendam di hati
tapi mengapa?
hingga waktu ini tiada kabarnya,
aku rindu padamu,
pada raut wajahmu yang slalu ceria,
senyummu yang menggundang birahi,
dan suaramu yang lembut,
beruntung aku masih bisa menahan,
hawa nafsu yang slalu menggoda hati,
tidak terjerumus pada tindakan yang nista,
yang melanggar aturan agama,
aku rinu kamu...
apa kamu tidak merasa kalau ku tunggu,
aku tetap setia pada janji suci.
glodak...jatuh aku dari tempat tidur.
tapi tunggu sebenarnya aku ini rindu sama siapa?
Bening kasih rinduku
aku diterjang badai kerinduan. By@ RanggaAdityaNtu'awan@ 10-3-2012.bangku Merah
menghanyutkan dan menggelora
menggelitik hasrat bermesra
melupakan penat sehabis kerja
Beratus pasang mata bening
Saling bertemu rindu, sayang
Beratus hati sejernih biru telaga
Berpadu dalam kekompakan abadi
Yang tak pernah mati..
hati slalu bertanya..... bening sedang apakah kamu disana?
kuatkan hati langkahkan kaki mengusir gundah dihati....
ucapkan Assalamualaikum bening kasihku,apa kabarmu
mari kita melepas rindu...............
by kholif khoobsurat@







Tidak ada komentar:
Posting Komentar